You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP-KPw BI DKI Adakan Pelatihan Teknik Pengolahan Cabai dan Bawang
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dinas KPKP-KPw BI DKI Adakan Pelatihan Teknik Pengolahan Cabai dan Bawang

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Inkubasi Pelaku Olahan Komoditas Cabai dan Bawang (Hilirisasi Produk Pertanian) di TC Pertanian Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Dinas KPKP berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas,"

Pelatihan pengolahan cabai dan bawang ini diikuti 80 peserta terdiri dari pengelola RPTRA, kader PKK, pelaku usaha binaan (Jakpreneur) Dinas KPKP DKI Jakarta dan Kelompok Tani binaan KPw BI DKI Jakarta.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah cabai dan bawang agar lebih awet dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Dinas KPKP Gelar Peningkatan Kapasitas Kelompok P4S

Ia menyampaikan, pelatihan ini merupakan upaya yang diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan cabai dan bawang di masyarakat, terutama saat harga melonjak, sehingga mengurangi dampak inflasi daerah yang disebabkan oleh fluktuasi harga komoditas ini.

“Dengan adanya olahan cabai dan bawang yang tahan lama, masyarakat punya alternatif ketika harga sedang tinggi,” ungkapnya, Jumat (15/11).

Selain dibekali materi tentang teknik pengolahan, para peserta diberikan arahan bekerjasama dengan Perumda Pasar Jaya untuk memperluas jaringan distribusi melalui gerai JakMart dan Mini DC.

Pada kesempatan itu, KPw BI DKI Jakarta turut memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana produksi seperti mesin pengolahan dan peralatan dapur untuk mendukung pengembangan hilirisasi produk yang dihasilkan.

“Dinas KPKP berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas peserta dalam mengolah cabai dan bawang, sekaligus memberikan peluang pemasaran yang lebih luas di wilayah DKI Jakarta,” kata Eli.

Deputi Direktur KPw BI DKI Jakarta, Hestu Wibowo mengatakan, sinergisitas antara Pemprov DKI Jakarta dengan para pemangku kepentingan telah berhasil mendukung produksi cabai dan bawang melalui kegiatan urban farming yang semakin banyak dilakukan di Jakarta.

Menurutnya, olahan cabai yang awet hingga satu tahun menjadi solusi alternatif menjaga stabilitas harga cabai ketika terjadi penurunan harga di pasar.

“Dengan begitu, kita bisa menyimpan pasokan ketika harga anjlok dan menyediakan cadangan saat harga naik,” kata Hestu.

Ia menambahkan, jika produk para peserta pelatihan memenuhi standar, Pasar Jaya siap memfasilitasi pemasaran.

“Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan pengelolaan cabai, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para peserta di DKI Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye2073 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1492 personDessy Suciati
  3. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1250 personNurito
  4. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1133 personFakhrizal Fakhri
  5. Posisi Gubernur Pramono di C40 Cities Perkuat Program Iklim DKI

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1095 personFakhrizal Fakhri